Metropolitan Taman Topi Jadi Salah Satu Prioritas Pembangunan Tahun Ini

Kota Bogor

Taman Topi Jadi Salah Satu Prioritas Pembangunan Tahun Ini

Tahun 2020, Pemerintah Kota Bogor memprioritaskan sejumlah hal, di antaranya pelebaran Jembatan Otista, penataan kawasan Suryakencana, dan pembangunan alun-alun Taman Topi.

Oleh Agnes Rita Sulistyawaty
· 3 menit baca
KOMPAS

Bangunan tua milik keluarga Kapitan Tan berarsitektur Indis di Jalan Suryakencana, Bogor Tengah, Kota Bogor, yang masih berdiri, terawat, dan menunjukkan sisa keberadaan kawasan Tionghoa Bogor.Foto diambil 1 November 2013.

JAKARTA, KOMAPAS — Tahun 2020, Pemerintah Kota Bogor memprioritaskan sejumlah hal, di antaranya pelebaran Jembatan Otista, penataan kawasan Suryakencana, dan pembangunan alun-alun Taman Topi.

”Tiga pembangunan infrastruktur tersebut akan dimonitor secara intens sesuai arahan Wali Kota Bogor Bima Arya saat rapat,” ujar Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Bogor, Dody Ahdiat, Selasa (14/1/2020), seperti dikutip dalam situs resmi Pemkot Bogor.

Dody mengatakan, Wali Kota sudah mengevaluasi kegiatan yang gagal lelang pada tahun 2019. Karena itu, tahun ini Pemkot Bogor ditugaskan mengawal kegiatan, terutama yang merupakan program prioritas Pemkot Bogor.

Untuk memastikan kegiatan berjalan sesuai target, Pemkot Bogor memantau setiap proses pengadaan barang dan jasa, baik yang memakai dana dari APBD Kota Bogor maupun bantuan Pemprov Jawa Barat. ”Waktunya sangat ketat dan kalau ada kesalahan bisa membuat kegiatan tidak terlaksana. Jadi, kami kawal dan amankan program yang prioritas,” tegasnya.

Baca juga : Baranangsiang Segera Jadi Pusat Transportasi Modern Bogor

Baca juga : Bima Arya Bantah soal Provinsi Bogor Raya

KOMPAS/RATIH P SUDARSONO

Pertemuan arus Sungai Ciliwung dilihat dari atas ”kepala” Pulau Geulis. Di kejauhan terlihat Jembatan Otista.

Selain ketiga hal tersebut, Pemkot Bogor juga memiliki tujuh prioritas pembangunan tahun ini. Berikut ke-10 pembangunan prioritas Kota Bogor :

Sudah Berlangganan? Silakan Masuk

Konten premium, independen.

Anda sedang mengakses konten premium Kompas.id secara gratis.
  1. Pelebaran Jembatan Otista dengan anggaran Rp 40 miliar
  2. Penataan Suryakencana dengan anggaran Rp 30 miliar
  3. Pembangunan alun-alun Taman Topi Kota Bogor dengan anggaran Rp 12 miliar
  4. Pembangunan Masjid Agung Kota Bogor dengan anggaran Rp 14,6 miliar
  5. Revitalisasi gedung perpustakaan dengan anggaran Rp 14,6 miliar
  6. Pembangunan Puskesmas Kayumanis dengan anggaran Rp 5,7 miliar
  7. Pembangunan Puskesmas GG Aut dengan anggaran kurang lebih Rp 4 miliar
  8. Pembangunan Puskesmas Lawang Gintung dengan anggaran Rp 4,7 miliar
  9. Pembangunan sekolah satu atap di Kelurahan Kencana dengan anggaran Rp 5,5 miliar
  10. Pengadaan alat kesehatan RSUD dengan anggaran Rp 55 miliar

Berdasarkan data dari bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Setda Kota Bogor, tercatat sedikitnya ada 284 pengadaan barang dan jasa di sepanjang tahun 2020.

Tiga aspek

Wali Kota Bima Arya meminta Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Bogor untuk memastikan target capaian terkait program prioritas Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor. Secara umum target capaian terbagi dalam tiga aspek, yakni kualitas hidup manusia, infrastruktur, dan reformasi birokrasi.

Baca juga : Bogor, Kota Pusaka Sains Indonesia

KOMPAS/RONY ARIYANTO NUGROHO

Wali Kota Bogor Bima Arya di Kebun Raya Bogor, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (4/1/2020).

Di bidang transportasi yang termasuk infrastruktur, ada tiga hal yang dijadikan atensi, seperti konversi angkot, trem dengan dinamika kajiannya, dan terminal batas kota. Sementara untuk reformasi birokrasi, diharapkan ada satu sistem penghargaan.

Bagi Bidang Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Bappeda Kota Bogor, Bima juga meminta untuk fokus dalam melakukan persiapan secara matang terkait kajian-kajian yang menentukan ke depan guna mendukung pengambilan kebijakan.

Editor Agnes Rita
Bagikan