Riset Linimasa Film ”Parasite” di Mata ”Netizen”

Piala Oscar

Film ”Parasite” di Mata ”Netizen”

Kemenangan ”Parasite” di ajang Piala Oscar menjadi ”trending topic” di Twitter. Tanggapan ”netizen” tidak hanya bernada kebanggaan film Asia memenangi Oscar, tetapi juga diwarnai kritik.

Oleh Susanti Agustina S
· 5 menit baca
AFP/VALERIE MACON

Sejumlah petugas melakukan persiapan untuk perhelatan Academy Awards ke-92 atau yang dikenal sebagai penghargaan Oscar di Dolby Theatre, Hollywood, Amerika Serikat, 6 Februari 2020.

Setelah berhasil memenangi penghargaan Golden Globes 2020 pada Januari 2020 untuk kategori Film Berbahasa Asing Terbaik, Parasite kembali memenangi empat kategori Piala Oscar 2020.

Keempatnya adalah kategori Skenario Terbaik yang dimenangkan Bong Joon-ho dan Han Jin-won. Selain itu, kategori Film Internasional Terbaik, Sutradara Terbaik, dan Best Picture.

Kemenangan Parasite di ajang Piala Oscar menjadi trending topic di Twitter. Tanggapan warganet (netizen) tidak hanya bernada kebanggaan akan menangnya film Asia di ajang bergengsi seperti Oscar, tetapi juga diwarnai kritik.

Parasite menjadi film dengan dialog non-bahasa Inggris pertama yang menang sebagai kategori Film Terbaik yang menang di ajang Piala Oscar. Film arahan Bon Joon-ho ini merupakan film yang menggambarkan kesenjangan sosial yang terjadi di Korea Selatan, disampaikan dalam bahasa setempat.

Film drama Korsel ini berkisah tentang keluarga miskin yang memburu pasangan suami istri kaya sebagai parasit. Bong juga mengatakan, film ini adalah bentuk kritik terhadap kapitalisme dan ketimpangan sosial.

GETTY IMAGES/AFP/KEVIN WINTER

Pemain dan kru film Parasite naik ke atas panggung Academy Awards 2020 untuk menerima Piala Oscar untuk kategori Film Terbaik, Minggu (9/2/2020) waktu California, AS.

Bong berupaya menunjukkan upaya satu keluarga bertahan hidup hingga terpaksa masuk sebagai parasit dalam hubungan dengan manusia lainnya. Kemampuan Parasite tidak hanya dari segi alur cerita dan kepiawaian para pemain, tetapi pesan dari film tersebut dapat dimengerti oleh penonton global lewat terjemahan dialog dalam bahasa Inggris yang melibatkan Darcy Paquet.

Lewat terjemahan Darcy di layar, pesan yang hendak disampaikan lewat film Parasite dapat dimengerti publik di dunia meski dialog film dalam bahasa Korea. Parasite mengandalkan teks terjemahan, dengan kosakata atau istilah bahasa Inggris yang merupakan bahasa internasional, untuk menggapai masyarakat dunia.

Kemenangan Parasite membuktikan, film dengan cerita yang kuat meski disampaikan secara sederhana mampu membuat penonton terlepas dari batasan apa pun dan bisa terhubung dengan narasi yang hendak disampaikan. Parasite menunjukkan film merupakan bahasa kemanusiaan yang dapat dimengerti oleh masyarakat global asalkan dikemas dengan tepat dan dirasakan nyata oleh penonton.

Parasite menunjukkan, film merupakan bahasa kemanusiaan yang dapat dimengerti oleh masyarakat global asalkan dikemas dengan tepat dan dirasakan nyata oleh penonton.

Cuitan ”Netizen”   

Pasca-pengumuman kemenangan fenomenal Parasite di ajang Piala Oscar, cuitan diikuti hastag ramai di jagat Twitter. Selain hashtag #Oscars, netizen juga menggemakan kata parasite setelah film asal Korsel itu memenangi empat nominasi sekaligus.

Pantauan dari situs Trends24.in, Parasite langsung menjadi trending topic nomor satu di Indonesia mulai pukul 13.30 pada 10 Februari dengan lebih dari 1,7 juta cuitan. Khusus trending topic di jagat Twitter Indonesia, ada 626.000-an cuitan yang masih terpantau menggunakan hastag #parasite hingga pukul 06.00 tanggal 12 Februari.

Sementara, hingga 11 Februari, ada 24.600 posting-an unik di Instagram dengan hastag #parasite. Hastag lain yang juga muncul dan masih terkait dengan film Parasite antara lain #bongjoonho dan #parasitemovie.

Sudah Berlangganan? Silakan Masuk

GOOD DAY, IT’S PAY DAY!

Love is in the air! Diskon hingga 30%

Kemenangan Parasite di ajang Piala Oscar ditanggapi berbeda oleh netizen. Cuitan tak hanya mendukung kemenangan Parasite, tetapi juga dipenuhi cibiran serta sindiran yang menilai Parasite tidak layak memenangkan Piala Oscar.

Layak menang
Sebagian netizen menilai Parasite memang layak mendapatkan kemenangan berturut-turut di ajang Piala Oscar. Kerja keras Bong Joon-ho dan timnya merupakan kerja cerdas yang dinilai fantastis, bahkan sempurna.

Salah satu akun di Twitter, @MaikenMagnussen, berkomentar, ”#Parasite by Bong Joon Ho was fenomenal! All the oscars were well deserved! And he’s opened the door for other foreign films getting the recognition they should in the future”. Akun @CaseyCorp, ”Yep #parasite was fucking fantastic. Damn! Or should I say Daebak?”

Kebanggaan juga ditunjukkan oleh akun yang mengaku sebagai orang Asia, seperti akun @omaixma yang mencuit, ”Sebagai orang Asia, aku sangat bangga film Parasite bisa memenangkan Piala Oscar”. Bahkan, ada pula yang tidak dapat menerima siapa pun yang menghina ataupun melakukan fitnah terhadap Bong Joon-ho, yang telah berhasil membuat film yang sangat sempurna.

Salah satu akun, @nina_menzie, mencuit, ”Bong joon ho did not have to go so hard and make the perfect cinematic masterpiece that is Parasite but HE DID and I will not accept any Joon Ho or Parasite slander”.

Upaya membuat ulang berupa serial televisi dari Parasite dalam versi Amerika pun ditentang netizen. Seperti cuitan akun @jayceepeekay yang berkomentar, ”Why must the #Parasite TV series be an American remake? The story should be expanded with the original Korean cast”.

Kritik
Ada pula yang menilai Parasite tidak layak mendapatkan kemenangan karena tanpa keberadaan terjemahan dalam bahasa Inggris, film tersebut tidak berarti apa pun.

Seperti cuitan dari di Twitter dari akun @ryanoflan yang berkomentar, ”My one critique of Parasite is that without the English subtitles it makes little to no sense”. Beragam meme pun muncul yang menggambarkan reaksi netizen yang berharap sangat tinggi sebelum menonton Parasite, tetapi kemudian sangat kecewa setelah menontonnya.

KOMPAS/SEKAR GANDHAWANGI

CGV Cinemas Indonesia menayangkan lagi sejumlah film yang masuk nominasi Oscar 2020 di beberapa kota. Tujuannya agar publik yang belum sempat menonton film tersebut dapat menontonnya, Senin (10/2/2020).

Kritik lain juga muncul terkait dengan isu kapitalisme yang berusaha diangkat Bong Joon-ho. Salah satu akun menilai tidak perlu menonton Parasite untuk mengetahui bagaimana buruknya kapitalisme, cukup baginya menonton Josie and The Pussycats, seperti komentar @getfisca, ”Oh I didn’t realize Bong Joon-Ho was the Snowpiercer guy. Not going to watch Parasite now. I already know capitalism is bad. If I needed a movie to remind me I’d just watch Josie and the Pussycats again”.

Bahkan, akun lain menyebut Joker lebih relevan dibandingkan Parasite jika hendak mengangkat masalah sosial, seperti komentar @Eddie_Hamilla dengan cuitan, ”Joker is a more relevant social problem film than #Parasite”.

Betapapun kritik yang diberikan terhadap Parasite, Piala Oscar telah menjadi miliknya. Bahkan, Parasite menduduki box office selama tahun 2019 dengan lebih dari 10 juta penonton. (LITBANG KOMPAS)