Bebas Akses

Pemilu Grace Natalie Peraih Suara Terbanyak Dapil Jakarta III
Pemilu 2019

Grace Natalie Peraih Suara Terbanyak Dapil Jakarta III

Oleh satrio pangarso wisanggeni
KOMPAS/HARIS FIRDAUS
Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie berpidato dalam acara Festival 11 Yogyakarta, Senin (11/2/2019) malam, di Jogja Expo Center, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Dalam pidatonya, Grace menyerukan perlawanan terhadap pihak-pihak yang ia sebut sebagai nasionalis gadungan.

JAKARTA, KOMPAS — Meski Partai Solidaritas Indonesia tak bisa melenggang ke Senayan karena perolehan suaranya kurang dari ambang batas Parlemen, ketua umum partai tersebut, Grace Natalie, menjadi calon anggota Dewan Perwakilan Rakyat peraih suara terbanyak di daerah pemilihan DKI Jakarta III.

Berdasarkan hasil penghitungan perolehan suara di tingkat Provinsi DKI Jakarta yang dibacakan KPU DKI Jakarta pada Jumat (17/5/2019) malam di Hotel Bidakara, Jakarta, Grace menjadi pemuncak daftar raihan caleg dengan raihan 179.749 suara di dapil yang meliputi wilayah Jakarta Barat, Jakarta Utara, dan Kepulauan Seribu itu. Grace mendapat 108.943 suara di Jakarta Barat; 70.952 di Jakarta Utara, dan 54 suara di Kepulauan Seribu.

Amanah ini akan kami jaga baik-baik. Meski belum bisa menempatkan wakil di Senayan, PSI mendudukkan wakil di DPRD provinsi dan kabupaten. Kami akan berjuang dari sana.

Meski demikian, besar kemungkinan Grace tidak akan terpilih sebagai anggota DPR sebab perolehan PSI diperkirakan tidak melampaui ambang batas Parlemen sebesar 4 persen suara nasional. Hasil hitung cepat Litbang Kompas menunjukkan, PSI mendapat suara 2,03 persen dengan catatan margin kesalahan sebesar ± 1 persen.

PSI sebetulnya menjadi partai terbesar keempat di dapil ini dengan raihan 245.667 suara, jauh melebihi sejumlah partai yang lebih tua, seperti, Demokrat, PAN, hingga Golkar, PKB, dan PPP.

Perolehan suara partai di Dapil DKI Jakarta III

Mengenai hal ini, Grace mengucapkan terima kasih kepada warga Dapil DKI Jakarta III yang sudah memilih dirinya ataupun PSI. ”Amanah ini akan kami jaga baik-baik. Meski belum bisa menempatkan wakil di Senayan, PSI mendudukkan wakil di DPRD provinsi dan kabupaten. Kami akan berjuang dari sana,” kata Grace.

Baca juga: Menpora Imam Nahrawi Terancam Gagal ke Senayan

Selain Grace, tokoh politisi muda lainnya yang diperkirakan gagal melaju ke Senayan adalah Rahayu Saraswati Djojohadikusumo. Keponakan dari Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto itu meraih 79.801 suara di dapil DKI Jakarta III.

Saraswati, yang juga seorang petahana, dalam Pemilu 2019 berpindah dapil dari daerah yang selama ini ia wakilkan pada periode 2014–2019. Sarah, panggilan Saraswati, selama ini menjadi anggota DPR di Komisi VIII, mewakili dapil Jawa Tengah IV, yang meliputi Sragen, Karanganyar, dan Wonogiri.

Perolehan sejumlah caleg di dapil DKI Jakarta III.

Raihan Sarah, sebetulnya tergolong besar. Namun, diperkirakan Partai Gerindra hanya akan mendapat satu dari delapan kursi DPR yang menjadi jatah Dapil DKI Jakarta III.

Sudah Berlangganan? Silakan Masuk

Tengah Minggu, Kok Lesu? Ada Diskon 50% Nih!

Pakai kode TENGAHMINGGU201906, dapat diskon 50% untuk Kompas Digital Premium, board game, buku reguler, dan kaus. Hanya berlaku 19 Juni 2019.

Raihan total suara partai dan suara caleg Partai Gerindra adalah 344.131 suara. Kursi Gerindra dari dapil ini kemungkinan besar akan diisi oleh peraih suara tertinggi partai, yakni Kamrussamad, dengan perolehan 83.562 suara.

Gerindra menempati posisi kedua di dapil ini. Partai dengan perolehan suara terbanyak adalah Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P). PDI-P berhasil meraih 669.652 suara.

Dengan perolehan setinggi itu, PDI-P kemungkinan besar akan mempertahankan tiga kursi yang sudah dikuasainya pada periode 2014-2019. Ketiga petahana PDI-P—Darmadi Durianto (105.243 suara), Charles Honoris (102.408); dan Effendi Simbolon (61.595)—kembali terpilih menjadi anggota DPR.

KOMPAS/ABDULLAH FIKRI ASHRI
Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri (baju putih) hadir dalam panen raya di Desa Majakerta, Kecamatan Balongan, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Kamis (4/4/2019). Dalam kunjungannya tersebut, Megawati meminta masyarakat menggunakan hak pilihnya dalam Pemilu 2019.

Menyusul PDI-P dan Gerindra, posisi ketiga ditempati Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Gabungan suara partai dan caleg PKS adalah 295.143 suara. Hampir 40 persen suara PKS disumbang oleh caleg petahana Adang Daradjatun. Adang berhasil menggalang dukungan sebesar 115.649 suara.

Dengan raihan sebesar 151.908, Partai Nasdem juga diperkirakan dapat mempertahankan satu kursi. Kemungkinan besar caleg petahana Ahmad Sahroni yang akan menempati kursi tersebut. Ia menjadi peraih tertinggi Nasdem dengan 73.938 suara.

KOMPAS/RADITYA HELABUMI
Abraham Lunggana atau Haji Lulung

Partai Demokrat kali ini berhasil menempatkan satu wakilnya di dapil ini dengan suara gabungan partai dan caleg sebesar 133.666. Santoso adalah peraih tertinggi partai Demokrat dengan suara sebesar 34.449.

Seperti Demokrat, Partai Amanat Nasional pun diperkirakan mendapatkan satu kursi. PAN mendapat 123.537 suara. Kemungkinan besar, PAN akan menempatkan peraih suara terbanyak partai itu, yakni mantan Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Abraham ”Lulung” Lunggana. Lulung memperoleh 69.782 suara.

Caleg petahana Ivan Doly dari Golkar diperkirakan kehilangan kursinya. Suara gabungan partai politik dan caleg Golkar adalah 80.414 suara.

Artikel Terkait

Grace Natalie Peraih Suara Terbanyak Dapil Jakarta III

Meski Partai Solidaritas Indonesia tak bisa melenggang ke Senayan karena perolehan suaranya kurang dari ambang batas Parlemen, ketua umum partai tersebut, Grace Natalie, menjadi calon anggota Dewan Perwakilan Rakyat peraih suara terbanyak…

Tragedi Grace Natalie, Tragedi bagi Demokrasi?

Dalam Pemilu 2014, kegagalan (lagi-lagi) PBB dan PKPI, serta tiadanya partai baru di parlemen, makin melanggengkan hegemoni partai-partai lama. PDI-P, Golkar, PKB, PAN, PPP, PKS, Demokrat, Gerindra, Hanura, dan Nasdem sukses melewati…

Dua Periode Gubernur, Syahrul Yasin Limpo Kandas di Pemilu 2019

Gubernur Sulawesi Selatan dua periode (2008-2018), Syahrul Yasin Limpo, kemungkinan besar gagal terpilih menjadi anggota DPR periode 2019-2024. Tidak hanya Syahrul, putrinya, Indira Chunda Thita, beserta kakak kandung Syahrul, Tenri Olle…