Politik & Hukum Habibie dan Ainun Akan Bersanding di Taman Makam

bebas akses Indonesia Berduka

Habibie dan Ainun Akan Bersanding di Taman Makam

Setelah berpisah sembilan tahun sejak kepergian Nyonya Ainun Hasri Besari, Bacharuddin Jusuf Habibie bersanding dengan istrinya di alam yang berbeda. Habibie akan dimakamkan di samping istrinya, Kamis (12/9/2019).

Oleh Wisnu Wardhana Dhany/Anita Yossihara/Andy Riza Hidayat
· 2 menit baca
KOMPAS/JB SURATNO

Presiden BJ Habibie, didampingi Menteri Sekretaris Negara Akbar Tandjung dan Menteri Koperasi Adi Sasono, Jumat (12/6/1998), mengadakan inspeksi mendadak ke Pasar Pusat Perdagangan Beras, Cipinang, dan Pasar Jatinegara. Habibie berjalan di antara tumpukan-tumpukan beras dalam peninjauan keliling Pusat Perdagangan Beras Cipinang.

JAKARTA, KOMPAS — Pihak keluarga berencana memakamkan presiden ke-3 RI Bacharuddin Jusuf Habibie di samping Nyonya Hasri Ainun Besari Habibie. Keduanya akan bersanding di Taman Makam Pahlawan Nasional Kalibata, Jakarta. Adapun rencana pemakaman digelar pada Kamis (12/9/2019) yang secara detail akan diumumkan dalam waktu dekat.

”Pemakamannya besok. Waktu pemakaman menyusul,” kata Sri Sudarsono Habibie, adik BJ Habibie, di Paviliun Kartika Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Rabu (11/9/2019) malam.

Ny Ainun meninggal lebih dahulu pada 22 Mei 2010 di Muenchen, Jerman. Pasangan Habibie dan Ainun memiliki dua putra bernama Thareq Kemal Habibie dan Ilham Akbar Habibie.

Habibie menikahi Ainun pada 12 Mei 1962. Keduanya sebenarnya saling mengenal sejak kecil sebab Habibie merupakan teman main kakak Ainun. Namun, cinta keduanya bersemi setelah mereka beranjak dewasa.

”Kami kenal sejak kecil. Dia teman main kelereng kakak saya,” kata Ainun sebagaimana tertulis di buku Bacharuddin Jusuf Habibie, Kisah Hidup dan Kariernya karya A Makmur Makka (1987).

Baca juga : Presiden Ke-3 RI BJ Habibie Berpulang

Sudah Berlangganan? Silakan Masuk

Good Day, It's Payday!

Diskon 30% langganan Kompas.id, buku reguler, board game, & kaus. Promo berlaku di official store Harian Kompas di marketplace*, 22-30 September
DOKUMEN KOMPAS

Presiden BJ Habibie dan Ny Ainun Habibie hari Selasa (26/5) meninjau kerusakan akibat kerusuhan di Pasar Glodok, Klender, dan Pasar Cempaka Putih, Jakarta. Dalam peninjauan, Presiden didampingi Mensesneg Akbar Tandjung, Mendagri Syarwan Hamid, Mensos Justika Baharsjah, Menhankam/Pangab Jenderal TNI Wiranto, Pangdam Jaya Mayjen TNI Sjafrie Sjamsoeddin, serta Wagub DKI Jakarta Abdul Kahfi.

Habibie meninggal dalam kondisi sakit, Rabu (11/9/2019) pukul 18.05, di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta. Presiden Joko Widodo menyampaikan duka mendalam atas meninggalnya presiden ke-3 BJ Habibie pukul 18.05 di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta. ”Atas nama pemerintah, saya menyampaikan duka mendalam atas berpulangnya ke rahmatullah, Bapak Profesor BJ Habibie,” ujar Presiden.

Pemerintah menyiapkan proses pemakaman di TMP Kalibata. Malam ini juga, Kementerian Sekretaris Negara menyiapkan rencana pemakaman itu. ”Semua sudah siap, insya Allah, upacara pemakaman akan dipimpin Presiden Joko Widodo,” kata Menteri Sekretaris Negara Pratikno.

Pemerintah mengumumkan hari berkabung nasional selama tiga hari. Pemerintah mengimbau masyarakat luas serta perkantoran di dalam dan luar negeri untuk mengibarkan bendera setengah tiang hingga 14 September 2019.

Editor -
Bagikan